KHOIRIL BLOG
this site the web

Cara Penulisan JavaScript

cara penulisan JavaScript yang benar. Contoh sederhana, kadang orang yang sedang mendalami JavaScript tidak menyadari bahwa JavaScript “case sensitive”, yang artinya JavaScript membedakan huruf besar dan huruf kecil. Sebagai contoh fungsi perintah var tidak boleh ditulis Var dan juga tidak boleh ditulis VAR (huruf besar semua), yang benar adalah var (huruf kecil semua). Perintah lain adalah new Date, yang seharusnya ditulis new date (hurufkecil semua), dan banyak yang lainnya.

Penulisan atau peletakan JavaScript terdapat dibagian <head>, <body>,<head&gt dan <body> serta external JavaScript "file terpisah" dalam sebuah halaman web akan dieksekusi saat halaman di-load oleh browser, tetapi kadang JavaScript dijalankan melalui trigger sebuah event.



1. Script pada bagian head
Script ini akan dieksekusi ketika di panggil (biasanya berbentuk fungtion) atau pada event tertentu. Peletakan script dihead akan menjamin script diload terlebih dahulu sebelum digunakan atau dipangil.

<html>
<head>
<title>contoh</title>

<script type="text/javascript">
........
</script>

</head>
<body>
</body>
</html>

2. Script pada bagian body
Script akan dieksekusi ketika halaman diload sampai di bagian <body>.
Ketika menempatkan skript pada bagian <body>, berarti antara isi dan JavaScript dijadikan satu bagian.

<html>
<head>
<title>contoh</title>
</head>
<body>

<script type="text/javascript">
........
</script>

</body>
</html>


3.Script pada bagian head dan body
Script ini berarti akan dieksekusi secara bersamman.

<html>
<head>
<title>contoh</title>
<script type="text/javascript">
........
</script>

</head>
<body>

<script type="text/javascript">
........
</script>

</body>
</html>


4. Penyisipan JavaScript dalam bentuk file "Exsternal JavaScript"
Terkadang kita ingin menjalankan JavaScript yang sama dalam beberapa kali pada halaman yang berbeda, tetap itidak mau disibukan jika harus menulis ulang setiap halaman.

Untuk memudahkan kasus diatas makam JavaScript dapat ditulis di file secara eksternal. Jadi, antara dokument HTML dan JavaSecript dipisahkan , kemudian file tersebut (JS di panggil dari dokument HTML. File JS tersebut disimpan dengan ekstensi ".JS".

Contoh JS xsternal :

<html>
<head>
<title>contoh</title>

<script src="File.js">
</script>

</head>
<body>
</body>
</html>


Apa yg bisa kita lakukan degan JavaScript?

* JavaScript melengkapi html dengan pemrograman.
* Dapat menulis text secara dinamis dalam html.
* Dapat bereaksi dalam suatu even yang terjadi
* Dapat membaca dan menulis elemen html
* Dapat digunakan untuk memvalidasi data
* Dapat digunakan untuk mendeteksi jumlah pengunjung
* Dapat digunakan untuk membuat cokies


sumber:http://aanwildan.blogspot.com/2010/03/cara-penulisan-javascript.html

0 komentar:

Posting Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...